More on this category »
Searching...

Cara Mengasah Pahat Bubut

3/12/2013
Meskipun dalam postingan sebelumnya kita tahu bahwa kita bisa membeli pahat bubut yang siap pakai,namun cara mengasah pahat bubut adalah pelajaran yang harus kita kuasai saat memulai belajar mesin bubut.
Mengasah pahat adalah bagian dari tekhnik dan juga bagian dari seni. Dalam tutorial mesin bubut kali ini yang kita pelajari adalah mengasah pahat bubut HSS. Pahat bubut HSS dijual dalam keadaan blank(belum dibuat sisi potongnya). Ukuran yang tersedia biasanya mulai dari 5/16",3/8",1/2" dst (penampang) dan panjangnya 2",4",6"dst.

Pahat HSS

Ada empat langkah yang harus ditempuh untuk membuat sebuah pahat bubut muka kanan, yang akan kita pakai contoh dalam kasus mengasah pahat HSS kali ini,yaitu:

  • menggerinda di bagian ujung
  • menggerinda sisi kirinya
  • menggerinda sisi atasnya
  • membulatkan ujungnya
model yang menunjukkan bagian yang digerinda

   
Pertama kita akan menggerinda bagian depan batang HSS ini (bagian yang berwarna kuning dari model diatas). Gunakan batu gerinda kasar. Posisikan pahat agak miring ke kiri 10-15 derajat. Hal inni akan membuat sudut pembebas,agar tidak semua bagian pahat bersentuhan dengan benda kerja nantinya.

langkah 1.a

langkah 1.b

pahat menjadi panas

pendinginan
Proses pengerindaan membuat pahat menjadi panas,maka kita perlu sesekali mencelubkan ke cairan pendingin selama kurang lebih 15 detik.
Di bawah ini adalah gambar setelah proses penggerindaan pertama.
langkah 1.c
Langkah kedua,kita akan menggerinda sisi potongnya,karena pahat yang kita buat pahat kanan maka sisi potongnya ada di sebelah kiri(ditunjukkan warna merah pada model).  Prosedur dasarnya adalah sama kecuali bahwa kita memegang alat dengan sisi sekitar sudut 10 derajat ke roda gerinda.
langkah 2.a

langkah 2.b

langkah 2.c
Langkah ketiga,kita akan membuat sudut pembuangan tatal pada sisi atas,pada model ditunjukkan warna biru. Pada langkah ini,kita harus lebih berhati-hati,jangan sampai bagian sisi potongnya yaitu pertemuan sisi kiri dan atas, ikut tersapu batu gerinda. Jika terjadi maka ketinggian sisi potongnya akan berkurang atau lebih rendah dari badan pahat itu sendiri,masih bisa dipakai memang,namun mungkin akan membutuhkan plat ganjal tambahan saat menyetel.
langkah 3.a
Langkah keempat atau terakhir adalah membulatkan ujung sisi potongnya. Untuk tugas membubut yang normal, ujung sisi potong yang terlalu tajam seperti gambar diatas tidak akan bertahan lama. Karena itu kita harus membuatnya memiliki radius kecil agar bisa digunakan dalam pemakanan yang cukup dalam. Kurang lebih bentuknya seperti gambar 4.b.

langkah 4.a

langkah 4.b

hasil akhir
Akhirnya,sebuah pahat sisi kanan,pahat yang paling umum digunakan membubut telah jadi. Gambar dibawah menunjukkan contoh penggunaan pahat tersebut.
pemakaian
Untuk bahan tertentu,kemiringan dari sudut potong,sudut pembuangan tatal dan pembebas,mungkin memerlukan ukuran yang berbeda. Anda bisa melihat beberapa reviewnya di mini-lathe.com
Pic copyright owned by Frank J. Hoose, Jr.

8 komentar:

  1. kalo gak salah itu cara buat pahat rata luar

    BalasHapus
  2. bang shere juga cara mengasah pahat rata dalam juga.

    BalasHapus
  3. silakan di kopas.
    saya juga kopas bang.

    BalasHapus
  4. mas mau tanya klo mau beli almunium or baja karbon bulet diameter kisaran 2-2.5mm di jakarta dimana?

    BalasHapus
  5. Mungkin sebaiknya diberikan semacam parit kecil pada sudut pembuangan tatal / langkah ketiga, pahat akan lebih tajam, daya gesek lebih ringan, suara lebih halus dan lebih awet. Dengan syarat speed (putaran bk dan thread) dan coolen....disesuaikan dengan kekerasan benda kerja dan pahat bubut.

    BalasHapus
  6. Satu hal yang sangat penting saat mengasah Pahat Bubut adalah Pahat Bubut jangan terlalu panas apalagi sampai merubah warna pada permukaan yang diasah, karena dapat menurunkan kekerasan Pahat Bubut sehingga lebih cepat tumpul.
    Untuk menjaga Pahat Bubut tetap dingin saat diasah, tidak masalah bila sering dicelupkan kedalam air dingin pun.

    Selamat mencoba, good luck !

    BalasHapus

Komentar dengan baik

Diberdayakan oleh Blogger.